Selasa, 15 Maret 2011

Buku: Iblis Menggugat Tuhan


Alkisah, seorang pendeta bernama Buhairah menarik diri dari gereja dan memutuskan hidup menyepi. Dalam kesendiriannya, dia menenggelamkan diri ke dalam kajian tehadap buku-buku Kristen. Namun upaya itu tak berhasil menghilangkan “kegelisahan” teologisnya.

Suatu saat, di dalam satu buku, Buhairah menemukan sebuah ramalan. Tentang tanda kenabian yang akan dilihatnya pada punggung seorang bocah kecil. Sebagaimana tercatat dalam sejarah Islam klasik, pada akhirnya Buhairah menemukan tanda kenabian itu di punggung Muhammad SAW, yang kelak diangkat menjadi Rasul Allah.

Berangkat dari momentum pertemuan antara Buhairah dan Muhammad, Al Shawni memulai kisahnya. Tokoh Buhairah yang digambarkan sedang mengalami skeptisisme personal terhadap keesaan Tuhan diajak Rasulullah. Dia dibawa ke sebuah tempat yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian, yang hanya diterangi kerlip dan redupnya bintang.

Di kesunyian itu, Buhairah mengalami komunikasi transendental dengan sosok makhluk gaib yang tak lain adalah iblis. Mulai dari titik ini, pengarang menunjukkan “keliaran” imajinasi untuk meruncingkan konflik di dalam “tubuh” novelnya. Dengan teknik dan langgam penggisahan yang unik, Al-Shawni mendeskripsikan egosentrisme iblis.

Ketika pendeta Buhairah mempertanyakan latar belakang kesombongan iblis yang menolak sujud pada Adam, pengarang memanfaatkan momen itu untuk merumuskan dalil-dalil filosofis dalam rangka menarasikan penggugatan iblis. Jelas sekali, Al-Shawni hendak menggelindingkan diskursus baru tentang riwayat pembangkangan iblis yang menolak sujud pada Adam.

Menurut Al-Shawni, penolakan iblis, yang kelak menjadi sebab keterkutukannya, bukan karena latar belakang ontologism. Bahwa iblis diciptakan dari api, sementara Adam hanya diciptakan dari tanah, sebagaimana penafsiran konvensional. Namun justru karena eksistensi Adam adalah pencerminan dosa-dosa iblis. Jadi, mana mungkin iblis mau bersujud pada cermin yang memantulkan buruk rupa wajahnya sendiri?

Bagi khalayak pembaca umum, membaca karya sastra adalah “menikmatinya”, bukannya menggali aspek-aspek kebenaran epistemologisnya. Jika pada paragraf-paragraf awal sebuah novel pembaca tak berhasil “meraih” kenikmatan dengan gampang mereka akan menutupnya.

Tetapi, sebagaimana diusung oleh Al-Shawni di dalam buku ini, barangkali membaca sastra tak cukup kalau sekedar menikmati. Pembaca perlu pemahaman yang intens, penafsiran kritis, dan yang lebih penting adalah penyingkapan misteri kebenaran epistemologis karya sastra sampai ceruk paling dalam.

Dalam buku ini, Al- Shawni seperti sedang mendandani karakter bejat iblis dengan jubah kebesaran filsuf yang penuh aura kearifan dan kejeniusan. Ia berhasil menggunakan metode adab al-jadl. Metode ini semacam kode etik berpolemik di kalangan pemikir muslim Abad Pertengahan, seperti muncul pada debat Buhairah dengan iblis.

Rentang panjang durasi konflik yang “meresahkan” itu, jika tak dilihat dengan ketajaman intuisi, bisa jadi akan melahirkan pembelaan atau bahkan pemenangan argumentasi iblis. Di sini, Al-Shawni tak hanya “menghidangkan” preposisi-preposisi logis untuk mendeklarasikan penggugatan iblis. Ia juga memperkuat argumentasi rasional dengan “meraih” metafora-metafora yang memukau dan sesekali mengejutkan.

Ketika Buhairah berupaya menyudutkan identitas iblis dengan stigma determinisme kutukan Tuhan, dengan lihai Al-Shawni membela iblis. Caranya dengan menceritakan kisah Nabi Sulaiman yang sedang murka karena dikhianati burung bulbul, sahabatnya. Burung itu diperingatkan agar jangan menemui Sulaiman dulu, sebab emosi raja sedang memuncak.

Dikabarkan, Sulaiman berniat membunuh burung bulbul. Tapi, anehnya, bulbul bukannya takut pada ancaman sang raja. Bulbul justru bercicit kegirangan penuh suka cita. Riwayat Sualaiman dan burung bulbul ini, menurut Shawni, relevan dengan problem kemurkaan Tuhan pada iblis. Artinya, kemurkaan Tuhan pada iblis justru merupakan pertanda kedalaman cinta Tuhan kepadanya.

Dengan kata lain, dilaknati atau dimuliakan oleh Tuhan sudah tak berarti apa-apa lagi bagi iblis. Sebab esensinya adalah kadar kedekatan Tuhan dengannya. Sehingga kutukan pun dapat berubah menjadi berkah. Membaca “kenakalan” pikiran novelis ini, terasa Al-Shawni tak sekedar menggugat dogma keterkutukan iblis.

Novel ini, jika tidak dibaca hati-hati, sangat berpotensi “menggoda” pikiran pembaca untuk membela bahkan memenangkan gugatan iblis. (Resensi Oleh : Prayudi)

Judul Iblis Menggugat Tuhan: The Madness of God
Penulis Shawni
Penerbit Zahra Publishing House
ISBN 9793972017, 9789793972015

Senin, 14 Maret 2011

Dialog Rosulullah SAW dengan Iblis

Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah SAW untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.

Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, "Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah untuk menghadap Rasullullah SAW. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras."

Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu.

Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah SAW. Maka sambut Iblis (alaihi laknat),

"Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?" Maka jawab Nabi dengan marah, "Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam A.S sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.

Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?"

Taklimat Iblis, "Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul Anbiya maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya."

Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, "Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu."

Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.

Pertanyaan Nabi (1):
"Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?"

Jawab Iblis:
"Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini."

Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, "Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah.

Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku."

Pertanyaan Nabi (2):
"Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?"

Jawab Iblis:
"Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram.

Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.

Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat."

Pertanyaan Nabi (3):

"Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?"

Jawab Iblis:
"Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa Diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya.

Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.

Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.

Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain aripada apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid'ah dan carut-marut.

Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut."

Pertanyaan Nabi (4):

"Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?"

Jawab Iblis:
"Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku"

Pertanyaan Nabi (5):

"Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?"

Jawab Iblis:
"Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya.

Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya - matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman."

Pertanyaan Nabi (6):
"Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?"

Jawab Iblis:
"Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya."

Pertanyaan Nabi (7):
"Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?"

Jawab Iblis:
"Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya."

Pertanyaan Nabi (8):
"Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?"

Jawab Iblis:
"Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa."

Pertanyaan Nabi (9):
"Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?"

Jawab Iblis:
"Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar - besar seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: "Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk."

Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a'zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.

Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan, "Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku", karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar 'Al-Faruq'.

Saidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, "Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid."

Saidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sebarang berhala. Bergelar 'Ali Karamullahu Wajhahu' - dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga 'Harimau Allah' dan engkau sendiri berkata, "Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya." Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya."

Pertanyaan Nabi (10):
"Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?"

Jawab Iblis:
"Umatmu itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril a.s, "Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat." Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat.

Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur."

Pertanyaan Nabi (11):
"Siapa yang serupa dengan engkau?"

Jawab Iblis:
"Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam."

Pertanyaan Nabi (12):
"Siapa yang mencahayakan muka engkau?"

Jawab Iblis:
"Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji."

Pertanyaan Nabi (13):
"Apakah rahasia engkau kepada umatku?"

Jawab Iblis:
"Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari."

Pertanyaan Nabi (14):
"Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?"

Jawab Iblis:
"Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang."

Pertanyaan Nabi (15):
"Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?"

Jawab Iblis:
"Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu', maka padamlah marahnya."

Pertanyaan Nabi (16):
"Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?"

Jawab Iblis:
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri,bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu."

Pertanyaan Nabi (17):
"Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?"

Jawab Iblis:
"Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya', aku beratkan hatinya untuk sholat."

Pertanyaan Nabi (18):
"Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?"

Jawab Iblis:
"Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam."

Pertanyaan Nabi (19):
"Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?"

Jawab Iblis:
"Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya"

Pertanyaan Nabi (20):
"Apa lagi yang memecahkan mata engkau?"

Jawab Iblis:
"Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, 'Syurga itu di bawah tapak kaki ibu'"

Minggu, 13 Februari 2011

Keteladanan Rasulullah SAW

Sosok manusia mulia yang kita disebut Rasulullah utusan Allah dan sosok yang menjadi teladan bagi umat Islam itu terlahir 14 abad yang lalu yang bernama Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib dan sampai sekarang kesuri tauladanan dan ajaran Beliau masih terpelihara, Beliau terlahir pada tanggal 12 Robi’ulawal 53 tahun Sebelum Hijrah. Sampai sekarang Beliau tetap dikenang sebagai nabi yang agung, pemimpin yang adil, panglima yang gagah berani, pemimpin dan penguasa yang penuh kasih, pedagang yang jujur, figur yang menjadi tauladan umat, suami yang santun, dan ayah yang bijak.
                            
Nabi Muhammad saw berasal dari kabilah Quraisy, tepatnya keturunan Hasyim. Ayah beliau adalah Abdullah bin Abdul Muthalib, cucu Hasyim. Ibunda beliau adalah Aminah binti Wahab yang berasal dari keturunan Bani Zuhrah, salah satu kabilah Quraisy.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ التَّاجِرُ الصَّدُوقُ اْلأَمِينُ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ (رواه الترمذي)
Dari Abu Sa’id ra, dari Nabi Muhammad SAW bersabda, “Seorang pebisnis yang jujur lagi amanah, maka ia akan bersama para nabi, shiddiqin dan syuhada". (HR. Turmudzi)
Dalam tulisan ini saya secara pribadi ingin menyampaikan beberapa sifat keteladanan Rasulullah SAW yang dicontohkan Beliau semasa hidupnya agar saya secara pribadi bisa meneladani ahlak mulia Beliau.



Rosulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadist:
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا (رواه البخاري)

Dari Abdullah bin Mas’ud ra, dari Nabi Muhammad SAW bahwasanya beliau bersabda. "Sesungguhnya sidiq itu membawa pada kebaikan, dan kebaikan akan menunjukkan pada surga. Dan seseorang berperilaku sidiq, hingga ia dikatakan sebagai seorang yang sidiq. Sementara kedustaan akan membawa pada keburukan, dan keburukan akan mengantarkan pada api neraka. Dan seseorang berperilaku dusta, hingga ia dikatakan sebagai pendusta". (HR. Bukhari)


Sejak masa muda, Nabi Muhammad saw telah dikenal dengan kejujuran, amanat, kesabaran, ketegaran, dan kedermawanan. Dalam kesabaran dan kerendahan diri beliau tidak memiliki sekutu dan dalam kemanisan etika beliau tak tertandingi. Dalam Dakwah Beliau tak lepas dari pesan-pesan moral yang selalu harus dijaga dan dipelihara demi kebaikan bagi umat manusia. Salah satunya adalah pesan moral untuk menjadi insan yang benar (sidiq) sebagimana hadist Rasulullah SAW diatas.

“Sesungguhnya engkau berada di puncak akhlak yang agung”

Dalam memaafkan, beliau tak ada bandingannya. Ketika mendapatkan gangguan dan cemoohan masyarakatnya, beliau hanya berkata:

اَللّهُمَّاغْفِرْ لِقَوْمِيْ فَإِنَّهُمْ لاَيَعْلَمُوْنَ
“Ya Allah, ampunilah kaumku, karena mereka tidak mengetahui”

Beliau selalu mengharapkan kebaikan seluruh umat manusia, penyayang dan belas-kasih terhadap mereka.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah ra berkata, “Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman. Dan kalian tidak (dikatakan) beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah aku beritahu pada kalian pada satu hal, yang jika kalian lakukan, maka kalian akan saling mencintai? (Yaitu) sebarkanlah salam diantara kalian.” (HR. Muslim)



Beliau sangat mencintai umatnya dan selalu menghormati orang lain tanpa membeda-bedakan statusnya, Beliau tidak pernah duduk dan bangun (dari duduk) kecuali dengan menyebut nama Allah dan kebanyakan beliau duduk menghadap ke arah Kiblat. Beliau tidak pernah menentukan tempat duduk khusus bagi dirinya. Beliau memperlakukan masyarakat sedemikian rupa sehingga mereka merasa dirinya adalah orang termulia di sisi Beliau. Beliau tidak banyak berbicara dan tidak pernah memotong pembicaraan seseorang kecuali ia berbicara kebatilan. Beliau tidak pernah mencela dan mencerca seseorang. Beliau tidak pernah mencari-cari kesalahan orang lain. Budi pekerti beliau yang menyeluruh telah meliputi seluruh umat manusia. Beliau selalu sabar menghadapi perangai buruk bangsa Arab dan orang-orang yang asing bagi beliau. Beliau selalu duduk di atas tanah dan duduk bersama orang-orang miskin serta makan bersama mereka. Dalam makan dan berpakaian, Beliau tidak pernah melebihi rakyat biasa. Setiap berjumpa dengan seseorang, beliau selalu memulai mengucapkan salam dan berjabat tangan dengannya. Beliau tidak pernah mengizinkan siapa pun berdiri untuk menghormatinya. Beliau selalu menghormati orang-orang berilmu dan berakhlak mulia.


Dibandingkan dengan yang lain, beliau lebih bijaksana, sabar, adil, berani dan pengasih. Beliau selalu menghormati orang-orang tua, menyayangi anak-anak kecil dan membantu orang-orang yang terlantar. Sebisa mungkin, beliau tidak pernah makan sendirian. Ketika beliau meninggal dunia, beliau tidak meninggalkan sekeping Dinar dan Dirham pun.
Dan keberanian beliau sangat terkenal sehingga Sahabat Ali Karomallahu Wajhah pernah berkata: “Ketika perang mulai memanas, kami berlindung kepada beliau.”

Rasa memaafkan beliau sangat besar. Ketika berhasil membebaskan Makkah, beliau memegang pintu Ka’bah seraya bersabda (kepada musyrikin Makkah): “Apa yang kalian katakan dan sangka sekarang?” Mereka menjawab: “Kami mengatakan dan menyangka kebaikan (terhadapmu). Engkau adalah seorang pemurah dan putra seorang pemurah. Engkau telah berhasil berkuasa terhadap kami. Engkau pasti mampu melakukan apa yang kau inginkan.” Mendengar pengakuan mereka ini, hati beliau tersentuh dan menangis. Ketika penduduk Makkah melihat kejadian itu, mereka pun turut menangis. Setelah itu beliau bersabda: “Aku mengatakan seperti apa yang pernah dikatakan oleh saudaraku Yusuf bahwa ‘Tiada cercaan bagi kalian pada hari ini. Allah akan mengampuni kalian, dan Ia adalah Lebih Pengasih dari para pengasih’.” (QS. Yusuf: 92)


Sebelum wafatnya, Rasulullah menannyakan beberapa hal kepada Malaikat Jibril “Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.

Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. “Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” Tanya Jibril lagi.

“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”
“Jangan khawatir wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: “Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya,” kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas mencabut ruh manusia agung Rasulullah SAW, perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. “Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.” Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. “Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. “Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal” kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. “Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi, bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya.
“Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanukum – peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu”.
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii?” – “Umatku, umatku, umatku”

اللهم صل و سلم و بارك على سيدنا محمد وعلى آله و صحبه أجمعين

"Allahumma sholli ‘ala sayidina Muhammad wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'iin" 

Kamis, 03 Februari 2011

Sukses Ada di Tangan Saya

Apa sukses menurut sobat?

Sebagian besar orang menilai sukses dilihat dari seberapa banyak harta yang kita kumpulkan, seberapa banyak uang di deposito/tabungan kita, seberapa mewah mobil yang kita kendarai.

Tapi bagi saya sukses adalah seberapa pandai kita mengatur kehidupan bagi diri kita sendiri dan seberapa pandai kita mengatur kehidupan bagi keluarga kita.
Ini bukan berarti harta tidak penting tapi harta bukan tujuan mutlak untuk kita sukses dan bukan berarti kita menjadi malas untuk berusaha dan membiarkan hidup kita berjalan seadanya tanpa motivasi untuk giat bekerja/berbisnis.

Sebagian besar orang mengagungkan orang yang dilihat mewah dan banyak uang, terlihat indah dan menyenangkan padahal jika dilihat dari dekat mereka mempunyai permasalahan yang tak jauh beda dengan orang lain. Ada yang bilang "Pelangi ada diatas kepala orang" tahukah sobat pelangi? ya tahu dong ah... gak kok cuma test aja barang kali ada yang belum pernah lihat pelangi.. serius saya belum pernah lihat pelangi, lho kok bisa... 
Ini bener lho selama saya tinggal di Jakarta memang belum pernah lihat pelangi... seingat saya, saya melihat pelangi saat masih dikampung, pas lagi hujan-hujanan di sawah main bola, setelah hujan reda ada pelangi diujung sawah... haha kok malah ngobrolin pelangi...

Pelangi cuma istilah bahwa keindahan yang kita lihat ada ditempat lain, semakin kita dekati maka semakin menjauh, mungkin sobat blogger pernah mengucapkan kepada seorang teman "lo sudah enak ya" dan teman sobat balik menjawab "elo kali yang sudah enak, sudah sukses" nah lho...

Jadi bagaimana Sukses Menurut Sobat?

Cara Cepat Mendatangkan 1 Juta Pengunjung

Apa kabar Sobat blogger? Semoga sehat selalu.

Kali ini saya ingin berbagi bagaimana cara untuk mendatangkan pengunjung ke blog kita.      
Bermula saat jalan-jalan di Dunia Maya (hehee) saya menemukan tawaran yang menggelitik mengenai cara mendatangkan pengunjung dengan sistem virtual, kemudian saya coba pelajari bagaimana cara kerjanya dan akhirnya saya tertarik untuk mencobanya.

Kenapa saya tertarik, karena sistem yang diterapkan mirip virtual marketing yaitu seperti jaring laba-laba terkait satu sama lainnya dan yang membuat saya tertarik karena cara seperti ini gratis alias tidak perlu membayar.

Link Anda Bisa Nempel Terus
Anda Bisa Dibantu Melakukan Promosi
Oleh 1.000.000 Orang Lebih


Sistem ini dibuat untuk untuk mempromosikan blog sobat.
Tertarik? kalau tertarik silahkan daftarkan link URL blog sobat disini GRATIS.

Salam Sukses

Selasa, 01 Februari 2011

Cara Membuat Banner dan Link Banner

Setelah tanya sana tanya sini dan minta tolong dicariin sama om Google akhirnya bisa juga bikin banner, Alhamdulillah akhirnya bisa juga.

Bener kata senior-senior kalau ada kemauan pasti bisa, intinya terus belajar dan praktekkan belajar dan praktekkan belajar dan praktekkan.
Kali ini saya coba tuliskan cara-cara buat banner dan cara untuk membuat banner kita bisa nge-link dengan blog kita.
  1. Buat design banner dengan photoshop atau kalau mau lebih praktis bisa kunjungi http://www.addesigner.com atau http://www.cooltext.com
  2. Klik menu Design a Logo  dibagian atas.
  3. Di menu Choose a Logo Design pilih gambar yg anda suka, contoh, klik Glowing Steel.
  4. Di menu Logo Text saya tulis “Hartato B Casjan”
  5. Klik menu RENDER dibagian paling bawah.
  6. Save ke komputer caranya, klik kanan gambar tersebut –>save picture as –>kasih nama file atau klik Download Image
Hasilnya Seperti ini:





Nah untuk bisa dijadikan tautan link caranya adalah sebagai berikut:
  1. Buka http://www.photobucket.com
  2. Daftar dulu agar anda bisa menyimpan file-file yang anda upload
  3. Lalu klik "album & upload" lalu "choose file" pilih "from my computer" lalu pilih banner anda yang tadi disimpan di komputer
  4. Jika proses upload sudah selesai arahkan mouse ke gambar banner yang tadi di upload kemudian copy script yang ada di kolom HTML CODE ke notepad
  5. Setelah itu copy semua kode yang ada di notepad tadi lalu simpan di blog anda, masuk ke "LAYOUT"---->"ADD GADGETS"---->"HTML / Java Script" lalu SAVE. Selesai.
  6. Supaya banner jika diklik bisa langsung ke alamat website anda maka ganti URL pertama menjadi URL blog anda. ( <a href="http://s1219.photobucket.com/albums/dd422/hartato/?action=view&amp;current=HartatoBCasjan.png" target="_blank"><img src="http://i1219.photobucket.com/albums/dd422/hartato/HartatoBCasjan.png" border="0" alt="Photobucket"></a> )
  7. Ganti warna kode yang berwarna biru ini menjadi URL situs anda misalnya:http://hartato.blogspot.com, huruf yg dicetak tebal adalah Kode Banner Anda dan huruf yang berwarna biru adalah URL gambar anda di photobucket.com. 
Hasilnya seperti ini dan jika di klik akan menuju website saya:
Photobucket
Untuk Membuat text area tinggal ditambahkan kode <textarea cols="50" name="textarea"> <a href="http://hartato.blogspot.com"><img src="http://i1219.photobucket.com/albums/dd422/hartato/HartatoBCasjan.png" border="0" alt="Photobucket"></a> </textarea>


Hasilnya akan seperti ini:



Mudah bukan?


Salam Sukses

Trik di PTC IDR-Clickit

MODAL AWAL saya Rp 200.000
Rp 100.000 untuk upgrade Member Premium
Rp 100.000 untuk sewa referral 
Diatas ini adalah pendapatan yang saya peroleh dari mengikuti Program PTC IDR Clickit dari tanggal 29 Desember 2010 sampai saat ini.

Bagaimana cara memperoleh uang dari Progam PTC IDR-Clickit?
Uang yang diperoleh dari program ini berasal dari Pengiklan atau Advertiser dimana Pemasang iklan akan membayar kepada pengelola Website PTC IDR-Clickit agar iklan produknya bisa ditampilkan dan dilihat oleh pengguna internet (baik member PTC maupun Non member PTC).
Sebagai member PTC IDR-Clickit seperti saya akan mendapatkan uang dari setiap klik iklan yang dilakukan dan akan dibayar setiap klik iklan berkisar antara Rp 25,- s.d Rp 100,- tergantung dari status member (standar / premium) dan juga akan mendapatkan uang dari setiap klik iklan dari downline-nya atau disini disebut referral.

Pada program PTC IDR-Clickit ada sedikit trik yang saya jalani (tanpa harus curang karena kecurangan bisa dideteksi oleh program PTC dan anda akan dibanned dan tidak dibayar) agar pendapatan saya bisa terus bertambah.
Coba bayangkan jika anda bekerja sendiri, berapa uang yang anda dapatkan perharinya?
Kalau member standar di IDR-Clickit:
kuota iklan standar yang diberikan perhari 4 iklan x Rp 50,- = Rp 200,-
Kuota iklan Miny & Tiny misalnya rata-rata 5 iklan x Rp 10,- = Rp 50,-
Jumlah total pendapatan perhari  Rp 250,- kapan bisa mencapai PO (payout)/pembayaran?
Untuk PO minimal Rp 20.000,- maka akan dibutuhkan waktu selama 80 hari (lama sekali)

Trik saya di PTC IDR-Clickit adalah:
Pertama upgrade menjadi member premium selama satu bulan dengan membayar Rp 100.000,- kenapa harus upgrade menjadi member premium? karena dengan menjadi member premium kuota iklan yang diberikan akan lebih banyak dan kesempatan untuk menyewa referral akan lebih mudah (diprioritaskan) dengan fasilitas Rental Queue
Di Rental Queue anda tinggal menambahkan saldo untuk sewa referral Rp 100.000 untuk sewa 50 referral dan anda tidak perlu repot2 untuk rebutan sewa referral pada jam sewa (kapan pun anda bisa sewa referral) tidak dibatasi pada saat "rent hours" saja

Kedua sewa referral sebanyak-banyaknya (wah dari mana uangnya?) maksud saya mulai melakukan sewa referral sedikit demi sedikit (nanti kan jadi banyak) disinilah pendapatan yang akan kita peroleh.

Perhitungannya adalah:
Modal perhari dengan menjadi member premium:
Upgrade member premuim Rp 100.000 : 30 hari = Rp 3.333/hari
Sewa 50 referral per 30 hari Rp 100.000 : 50 referral : 30 hari = Rp 67/hari
Total modal yang dikeluarkan Rp 3.400/hari

Pendapatan dengan memiliki 50 referral dengan menjadi member premium:
Kuota klik iklan premium perhari 8 iklan x Rp 100 = Rp 800/hari
Kuota klik iklan miny & tiny rata-rata perhari 5 iklan x Rp 25 = Rp 125/hari
Pendapatan dari klik iklan yang dilakukan oleh referral 50 referral x Rp 50 x 4 iklan = Rp 10.000/hari
Total pendapatan perhari = Rp 10.925 - Rp 3.400 = Rp 7.525/hari bisa dikerjakan hanya 10-15 menit saja.

ini baru perhitungan jika anda mempunyai 50 referral, bagaimana jika anda memiliki 100 referral? atau 200 referral? atau 500 referral? bahkan bisa sampai 2000 referral.

Ketiga anda harus rajin maintenance referral anda agar AVG anda diatas BEP setiap harinya, rumus BEP akan saya email ke email anda dan cara mengatasi masalah tidak bisa klik iklan karena IP sudah digunakan oleh member idr-clickit yang lain juga akan saya email ke email anda

Dan yang terakhir adalah aktif diforum PTC IDR-Clickit meski cuma bertanya, baca-baca info terbaru untuk menambah wawasan dan saling berkenalan dengan anggota member yang lain.

Bagaimana saya dibayar? Anda akan dibayar melalui nomor rekening yang anda daftarkan pada saat registrasi, amankah uang saya didalam rekening? sangat aman karena anda hanya memberikan nomor rekening bank dan nama pemilik rekeningnya untuk proses transfer uang hasil klik iklan anda.


Salah satu bisnis internet yang diminati oleh netter adalah Program PTC (paid To Click), bagi yang belum tahu apa itu PTC disini akan saya jelaskan secara singkat mengenai Progran Paid To Click dan sedikit trik untuk bisa berhasil di Bisnis Program PTC khususnya PTC IDR-Clikit.
Paid To Click atau PTC adalah salah satu program Bisnis di Internet yaitu program Advertise atau periklanan dimana ada tiga pihak yang terlibat.
  1. Penyedia Layanan Web PTC yaitu pengelola dan atau pemilik website dimana iklan akan ditampilkan dan akan diklik baik oleh anggota membernya atau bisa juga diklik oleh yang bukan anggota membernya.
  2. Pengiklan (Advertiser) yaitu pengguna layanan Web PTC dimana pengiklan dapat menampilkan iklan produk atau layanan jasa yang ingin ditawarkan.
  3. Member Web PTC yaitu anggota dari layanan Web PTC dimana member Web PTC akan diberi kuota untuk klik iklan perhari dan akan dibayar setiap klik iklan berkisar antara Rp 25,- s.d Rp 100,- tergantung dari status member (standar / premium)

Tunggu apalagi silahkan daftar segera untuk menjadi member IDR-Clickit DI SINI, untuk pendaftaran member standar gratis.
Jadi jangan menunggu nanti tapi lakukan sekarang, karena keberhasilan itdak akan menunggu anda.
Pesan saya adalah tetap tekun dan terus belajar jika ingin suskses dalam bisnis.

Belajar Praktekkan, Belajar Praktekkan, Belajar Praktekkan

Salam Sukses

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes Powered by Blogger | DSW printable coupons